2016-03-29 09:39:47

Pemindahan Bahan Bakar Minyak Dari "Meratus Banjar 2"

Pada saat M.V. “MERATUS BANJAR 2” sedang berlayar melalui Surabaya dan Makassar di tanggal 1 September 2015 pada pukul 09.30 WIB, kapal tersebut mengalami kebocoran sehingga air masuk ke dalam area mesin, dan pada akhirnya kapal tersebut ditinggalkan oleh kru. Kapal kemudian tenggelam pada tanggal 2 September 2015 sekitar pukul 05.35 WIB.

Mengingat terbatasnya informasi mengenai penyebab masuknya air yang menyebabkan kapal tenggelam serta kemungkinan kerusakan struktural lebih lanjut karena kapal terpapar air laut dan terbentur dasar laut, diputuskan bahwa bahan bakar minyak yang terdapat dalam kapal harus dipindahkan secepat mungkin untuk meminimalisir dampak lingkungan.

Untuk itu, JASALINDO dipercaya untuk melaksanakan pemindahan bahan bakar minyak dan penyegelan (sealing) untuk seluruh tanki berisi MFO, MGO dan Minyak Pelumas yang sedang diangkut oleh kapal. Pada saat terjadinya kecelakaan, Master dan Kepala Teknisi melaporkan estimasi kuantitas muatan tanki sebagai berikut: MFO 300.50 MT, MGO 85.50 MT dan Minyak Pelumas +/- 22.00 MT.

 



Estimasi posisi kapal tenggelam adalah Latitude 06° 09’.25 Selatan; Longitude 114° 02’.80 Timur dan berada di dasar laut pada kedalaman 70-80 meter di bawah permukaan laut. Posisi ini terletak di Laut Jawa sekitar 100 Kilometer lepas pantai ke arah utara dari ujung timur Pulau Madura.

Kru penyelaman dan penyelamatan yang diposisikan untuk melaksanakan pemindahan bahan bakar minyak ini meliputi Master Penyelaman dan Penyelamatan, Arsitek Kelautan, 2 Supervisor Penyelaman, 12 Penyelam Profesional, 4 Salvage Rigger, Paramedis, Pilot ROV, Teknisi ROV, Teknisi Penyelam, Mekanik dan Ahli Kimia Kelautan. Kru operasional bekerja 24 jam, yang terbagi dalam 2 shift, masing-masing berdurasi 12 jam.


Kapal yang digunakan untuk mobilisasi dalam misi penyelaman dan penyelamatan ini adalah Dive Support Vessel (DSV) ‘Galaxy’ yang dilengkapi dengan sistem anti-polutan dan Mixed-Gas Dive Spread, LCT, hydrocarbon/fuel oil recovery-storage berkapasitas 800MT, air segar yang berlimpah, peralatan, perahu kecil untuk transportasi lokal bagi kru dan memudahkan mengangkut material yang dibutuhkan dari darat, serta perahu karet yang dilengkapi dengan mesin outboard untuk keperluan sehari-hari di lokasi.